BANDA ACEH – Memasuki hari kedua di tahun 2026, situasi di seluruh wilayah Provinsi Aceh dilaporkan dalam keadaan kondusif dan stabil. Berdasarkan pantauan lapangan per Jumat (2/1), aktivitas masyarakat di pusat-pusat kota seperti Banda Aceh, Lhokseumawe, dan Meulaboh berjalan normal dengan pengawalan rutin dari unsur TNI-Polri guna memastikan kenyamanan publik pasca-libur tahun baru.
Sektor Keamanan dan Ketertiban Polda Aceh menyatakan bahwa secara umum situasi keamanan di Bumi Serambi Mekkah berada pada level hijau (aman). Patroli dialogis terus ditingkatkan oleh personel di tingkat Polsek dan Koramil untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas. “Sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci utama tetap terjaganya kedamaian di Aceh,” ujar salah satu pejabat humas kepolisian setempat.
Kondisi Cuaca dan Mitigasi Meskipun situasi keamanan stabil, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca. BMKG merilis prakiraan cuaca yang menunjukkan potensi hujan ringan hingga sedang di wilayah pesisir barat-selatan. Pemerintah daerah melalui BPBA tetap menyiagakan personel di titik-titik rawan longsor dan banjir sebagai langkah antisipasi dini terhadap dinamika alam di awal tahun ini.
Ekonomi dan Sosial Di sektor ekonomi, pasar-pasar tradisional dan pusat perbelanjaan mulai dipadati warga. Pasokan bahan pokok dari wilayah Medan menuju Aceh terpantau lancar melalui jalur lintas timur. Pemerintah Aceh juga mulai melakukan evaluasi kinerja tahunan untuk mengakselerasi program strategis 2026 yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan pembangunan infrastruktur desa.