oleh

Apple Mengembalikan Izin Facebook Untuk Menjalankan Aplikasi internal

Lintaskini.com – Apple Mengembalikan Izin Facebook Untuk Menjalankan Aplikasi internal. Apple memulihkan izin Facebook untuk menjalankan aplikasi iPhone yang digunakan dan diuji secara internal oleh karyawan raksasa media sosial itu.

Pembuat iPhone menarik sertifikat perusahaan Facebook setelah menemukan bahwa jejaring sosial mengesampingkan proses peninjauan untuk aplikasi konsumen. Sebaliknya, Facebook melalui program yang memungkinkan perusahaan untuk membuat aplikasi untuk digunakan dan diuji oleh karyawan mereka.

Apple Mengembalikan Izin Facebook

Facebook kemudian mendistribusikan aplikasi Penelitian Facebook kepada pengguna iPhone. Membayar sejumlah orang sebanyak $20 per bulan untuk mengakses ponsel pengguna dan aktivitas web untuk riset pasar. Perangkat lunak memberi akses Facebook ke data pengguna termasuk pencarian web, data lokasi dan pesan pribadi.

Masalahnya muncul saat Facebook bekerja keras melalui serangkaian skandal yang mempertanyakan kepemimpinan CEO Mark Zuckerberg dan COO Sheryl Sandberg. Melaporkan kedua eksekutif itu mengabaikan peringatan dan menangkis kesalahan ketika skandal Facebook meningkat.

Jejaring sosial itu juga menghadapi kritik karena tidak berbuat cukup untuk melindungi privasi data dan keamanan 2,3 miliar penggunanya. Facebook dilaporkan memberi perusahaan teknologi lainnya lebih banyak akses ke data pengguna daripada yang diungkapkan sebelumnya dan mengalami bug.

Perangkat lunak yang mengekspos foto hingga 6,8 juta orang kepada pengembang aplikasi pihak ketiga. Cambridge Analytica, sebuah konsultan politik Inggris, juga memanen data hingga 87 juta pengguna tanpa izin mereka.

Awalnya, Apple memblokir Facebook dari penawaran aplikasi Facebook Research ke pengguna iPhone. Kemudian dicabut sertifikat perusahaan Facebook, yang memengaruhi aplikasi pada karyawan secara internal. Termasuk versi tempat kerja Facebook dan aplikasi untuk naik wahana. Keputusan Apple juga memengaruhi kemampuan Facebook untuk menguji fitur-fitur baru yang belum dirilis ke konsumen.

Facebook bukan satu-satunya perusahaan yang melanggar aturan untuk pengembang. Apple juga mencegah Google menjalankan aplikasi yang digunakan oleh karyawan raksasa pencarian.

Keputusan itu diambil setelah Google menarik aplikasi Screenwise Meter dari perangkat Apple. Seperti Facebook, Google melewati proses peninjauan untuk aplikasi konsumen dengan melalui program yang memungkinkan perusahaan mendistribusikan aplikasi secara internal.

Komentar

News Feed