oleh

Setubuhi Anak Tiri, Kuli Bangunan di Tangsel Diringkus Polisi

Lintaskini.com – Setubuhi anak tiri, kuli bangunan di Tangsel diringkus polisi. Tega menyetubuhi anak gadis yang masih dibawah umur. Tiga orang ayah tiri diringkus unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Tangerang Selatan, Senin (28/1).

Ketiga pelaku yang melakukan kejadian yang serupa ini. Mengaku jika ingin melakukan perbuatan bejat tersebut kepada korbannya, saat kondisi rumahnya sedang kosong.

Asep Wahyu (40), Erwanto (31) dan Herman Toni (45), dibekuk setelah unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Tangerang Selatan. Menerima laporan Polisi dari dua ibu kandung korban (istri pelaku) dan Ayah kandung korbannya.

Setubuhi Anak Tiri, Kuli Bangunan di Tangsel Diringkus Polisi

Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan menjelaskan bahwa ketiga pelaku ini adalah Ayah tiri dari masing-masing korban. Para pelaku memperdayai anak tiri mereka sebagai tempat pelampiasan perbuatan bejat mereka. Ibu kandung korban selaku istri dari pelaku sedang tidak ada dirumah.

“Tersangka yang bernama Asep Wahyu melakukan perbuatan bejatnya di kademangan, Kecamatan Setu dengan korbannya anak yang berusia 6 tahun. Erwanto di Rawa Buntu di Serpong, dengan korbannya anak yang berusia 12 tahun. Dan Herman Toni dengan korbannya yang berusia 14 tahun. Para korban adalah anak kandung dari istri pelaku. Kejadian tersebut dilakukan dirumah mereka masing-masing, saat rumah mereka sedang kosong.” Terang Kapolres, Senin (28/1).

Dari kejadian tersebut, ketiga korban yang merupakan masih anak dibawah umur ini, masih mengalamai trauma berat. Dan saat ini sedang dalam pendampingan tim psikologi PSTP2A Kota Tangerang Selatan.

Baca JugaRohana Tewas Kritis Setelah Konsumsi Miras Oplosan

“Ini sungguh luar biasa biadab,” ucap Kapolres.

Diduga para korban bukan hanya sekali menerima aksi bejat Ayah tiri mereka. Melainkan sudah berkali-kali meneriman aksi bejat dari Ayah tiri mereka. Akan tetapi, berdasarkan pengakuan dari tersangka, aksi bejatnya tersebut telah di lakukan antara tiga sampai empat kali.

“Saat ini kasus masih dalam penyelidikan, ada yang dari Bulan Agustus, September dan Desember lalu. Jadi ada yang sudah 3 sampai 4 kali melakukan perbuatan bejat tersebut,” terang Ferdy.

Akibat perbuatan mereka, ketiga pelaku dijerat pasal tindak pidana persetubuhan dan pencabulan terhadap anak di bawah umur. Ketiga pelaku dikenakan Pasal 81 dan 82 UU RI Nomor 35 Tahun 2014. Atas perubahan UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Terancam 15 Tahun penjara.

Komentar

News Feed