oleh

Tertipu Cewek Jadi-Jadian, 2 Siswa SMA Diculik Ke Pinggir Sungai

Lintaskini.com – 2 siswa SMA diculik dan dibawa ke pinggir sungai setelah tertipu cewek jadi-jadian dari Facebook. Kedua siswa diketahui berinisial ARS (17) dan MBM (18) dan merupakan warga Desa Tanjung Anom, Kecamatan Pancurbatu, Medan.

Kedua korban tersebut menjadi korban dari komplotan penjahat perayu yang menyamar menjadi cewek cantik di Facebook. Kanit Reskrim Polsek Sunggal-Polrestabes Medan, Iptu Philip Antonio Purba mengatakan, “Satu dari 6 pelaku sudah tertangkap. Pelaku tersebut berinisial RPH (18), warga dari Jalan Kemiri, Tanjung Gusta ditangkap pada Rabu 19 Desember kemarin.”

Tergoda Cewek

Philip mengatakan kronologis kejadiannya berawal sekitar pukul 14.00 WIB Kamis lalu. Saat itu tiba-tiba terdapat notifikasi di smartphone salah satu korban ARS. Saat dibuka, terdapat sebuah pesan dari cewek cantik yang ingin berkenalan dengannya di Facebook.

ARS yang tergoda akhirnya mulai chatting dengan akun Facebook palsu tersebut. Sesaat setelah chattingan, cewek jadi-jadian tersebut kemudian mengajak untuk saling bertemu. Ibarat mendapatkan durian runtuh, ARS akhirnya mengikuti ajakan tersebut.

Tergoda Cewek

ARS mengajak temannya, MBM untuk pergi menemui cewek cantik tersebut. Di rumah kosong yang berlokasi di Jalan Kemiri, Tanjung Gusta, usai pulang sekolah. “Setibanya disana sudah ada sekitar 6 orang yang menunggu kedua korba tersebut,” ucap Iptu Philip.

Baca Juga : Seminggu Pacaran, ABG Langsung Tiduri Kenalan Facebook

Keenam pelaku tersebut kemudian meminta kedua korban untuk meminta maaf terhadap seorang gadis. Namuna siapa gadis tersebut tidak jelas. “Keduanya kemudian dipaksa naik motor dan dibawa ke pinggir sungai,” tambahnya.

Tertipu Cewek Palsu

Tergoda Cewek

2 siswa SMA Medan menjadi korban tertipu cewek cantik di Facebook dan dibawa ke pinggir sungai oleh pelaku penipuan. Setibanya di sungai, para pelaku kemudian beraksi. Mereka meminta uang kepada kedua siswa tersebut.

“Ada uang klian, biar aman kita pulangnya,” kata salah satu pelaku tersebut. “Tidak punya bang” jawab MBM. “Gak ada gak ada kau bilang,” ucap salah satu pelaku sambil menendang kaki dan kepala MBM. Pelaku lainnya kemudian merogoh secara paksa jaket MBM dan mengambil uang senilai 50.000 rupiah.

Pelaku lainnya kemudian meminjam HP MBM dengan alasan chat cewek tersebut dan menyuruh kesana agar mereka meminta maaf. Salah satu pelaku mengambil HP korban, sementara lainnya mengambil sepatu korban dan memakainya.

Tergoda Cewek

Koban MBM kemudian dibawa ke terminal Pinang Baris lalu dilepas. Namun korban ARS dibawa keliling hingga ke tempat yang tidak dikenal. Dia dibawa ke salah satu rumah kosong.

Di rumah kosong tersebut, teman-teman dari pelaku telah menunggu. Mereka mengatakan bahwa ARS adalah salah satu anggota geng motor. 13 pelaku kemudian saling bergantian memukul korban ARS. Setelah puas menganiayanya, korban kemudian dilepas.

Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian dan salah satu pelaku telah berhasil ditangkap. “Kasus sedang didalami, dan pelaku lainnya sedang dalam pengejaran. Pelaku tersebut dijerat dengan pasal 365 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara,” kata Iptu Philip.

Komentar

News Feed