oleh

Penjaga Makam Di Samarinda Tega Perkosa Anak Kandung Sendiri

Lintaskini.com – Penjaga Makam Di Samarinda Tega Perkosa Anak Kandung Sendiri. Mijan (57) adalah seorang penjaga makam di Samarinda, Kalimantan Timur. Ia ditangkap polisi akibat kelakuan bejat nya memperkosa anak kandung nya sendiri, DS (13).

Ia mengatakan kepada wartawan jika ia menyesal telah melakukan itu kepada putri nya. Situs Judi Terbaik

Penjaga Makam Di Samarinda Tega Perkosa Anak Kandung Sendiri

”Perasaan saya baik (setelah ditahan polisi). Penyesalan ada,” kata Mijan saat berada di Mapolsek Samarinda Kota, Jalan Bhayangkara.

Mijan merasa dendam kepada sang istri karena sudah berselingkuh dengan pria lain. Hingga ia lampiaskan amarah nya kepada sang putri. Ia juga sudah mencabuli anak nya sejak tahun 2014 silam.

”Ada alasan lain (selain sakit hati). Saya enggak kuat menahan nafsu sendiri, Iya saya sadar melakukan itu,” ujar Mijan.

Baca Juga : Setelah Membunuh Istri Nya, Sang Suami Bunuh Diri Minum Racun

Polisi juga mengamankan kakak kandung korban yakni MAN (15) yang juga pernah mencabuli adik kandung nya sendiri. Namun, Mijan tidak mengetahui perbuatan putra nya itu.

”Itu pun saya tidak melakukan setiap hari. Cuma sodomi saja. Saya pun enggak tahu kalau anak saya yang SMP juga melakukan itu,” imbuh nya.

Sebelumnya, Mijan mempunyai catatan gangguan kejiwaan. Oleh karena itu, ia harus di rawat di RS Jiwa Daerah Atma Husada Mahakam, di Samarinda.

”Pernah masuk rumah sakit jiwa sekali,” ungkap Mijan.

Baca Juga : Ancam Dengan Pisau Sangkur, Seorang Ayah Cabuli Anak Tirinya

Setelah dilaporkan, Mijan sempat melarikan diri. Kemudian, akhirnya ia keluar dari tempat persembunyian nya itu karena kehabisan uang dan berencana mengambil barang dirumah nya.

Saat ia kembali kerumah, Mijan langsung di amankan warga dan di bawa ke Petugas Kepolisian.

”Dia yang merenggut kesucian anaknya, di bangku di kuburan dekat rumah. Karena dia ini kan penjaga dan penggali kuburan. Jadi, dia tau betul lokasi yang bisa digunakan untuk melakukan itu,” ungkap Kholis saat jumpa pers di Mapolsekta Samarinda.

Akibat perbuatan nya sendiri, Ia bersama anak nya mendekam di balik jeruji besi. Keduanya dijerat pasal 81 dan 82 UUD Nomor 35/2014 tentang Perlindungan Anak.

Komentar

News Feed