oleh

Pembunuhan Anak Kandung Bermotif Bisikan Gaib Masuk Surga

Lintaskini.com – Pembunuhan Anak Kandung Bermotif Bisikan Gaib Masuk Surga. Solihin (40 tahun) membunuh anak kandungnya NF yang diketahui masih berusia tiga tahun. Pembunuhan ini dilakukan dengan menbas leher anak kandungnya terebut hingga tewas. Pelaku berdalih membunuh anaknya tersebut karena bermimpi bisa langsung masuk surga dan dosa-dosa akan diampuni.

Solihin mengakui perbuatannya tersebut kepada petugas kepolisian saat diinterogasi. Hanya saja, saat diinterogasi pelaku berbelit-belit sehingga menyulitkan penyidik untuk menyimpulkan motif pembunuhan tersebut.

Mengejutkan, Pembunuhan Anak Kandung Bermotif Bisikan Gaib Masuk Surga

Kasatreskrim Polres Musi Banyuasin (Muba), AKP Delly Haris mengungkapkan, pelaku saat itu langsung terbagun dari tidurnya saat mendapatkan mimpi dan bisikan gaib tersebut. Setelah terbangun, pelaku lansung mengambil sebilah parang dan membacok lher anak bungsu dari dua bersaudara itu. Bacokan dilakukan dari arah belakang hingga nyaris putus dan langsung tewas di lokasi.

”Pelaku saat itu dapat mimpi disuruh membunuh anaknya agar masuk surga, pelaku juga mengatakan dosa-dosa pelaku akan diampuni setelah membunuh. inilah pengakuan pelaku saat diinterogasi penyidik,” ungkap AKP Delly Haris.

Namun, penyidik mendapat pernyataan dari keluarga bahwa pelaku mengidap gangguan jiwa. Kejiwaan pelaku terganggu akibat benturan keras di kepala saat terjatuh dari bangunan rumah walet beberapa bulan lalu.

”Untuk kepastian lebih lanjut, pelaku akan kita bawa ke Rumah Sakit Ernaldi Bahar atau rumah sakit jiwa di kota Palembang. Biar dokter yang langsung menganalisa dan menjadi keputusan dalam kasus ini,” ujarnya.

BACA JUGA : Seorang Ayah Ditangkap Karena Tebas Leher Anak Kandung

Beberapa saat sebelum tewas, korban sempat memanggil neneknya yang sedang menyantap sahur. Hanya saja, panggilan tersebut diabaikan oleh sang nenek karena dianggap tidak akan terjadi apa-apa.

”Ternyata korban saat itu sempat terika minta tolong ke neneknya, tapi belum tahu saat itu korban sudah dibacok atau sebelum,” kata dia.

Diketahui, peristiwa pembunuhan bocah berusia tiga tahun tersebut sempat menggegerkan Warga Dusun III, Blok A, RT 1, Desa Karya Maju, Kecamantan Keluang, Musi Banyuasin, Sumater Selatan. Ironisnya pelaku tak lain adalah ayah kandung korban sendiri. Korban berinisial NF (3 tahun), sedangkan pelaku sekaligus ayah korban Solihin (40 tahun). Solihin kini sudah diamankan polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.

Komentar

News Feed