oleh

Menjelang Hari Raya Imlek, Salah Seorang Napi Sumut dapatkan Remisi

Lintaskini.com – Menjelang Hari Raya Imlek, Salah Seorang Napi Sumut dapatkan Remisi. Salah seorang narapidana Lapas Kelas I Tanjung Gusta, Medan, memperoleh remisi khusus Imlek 2570. Ia mendapatkan potongan masa tahanan selama 1 bulan pada hari besar suku Tionghoa.

“Untuk tahun 2019 ini, terkait dengan penerimaan remisi, sampai tanggal 31 Januari. Terdata masih satu orang yang kita berikan remisi Imlek,” Josua Ginting, Humas Kanwil Kemenkum HAM Sumut, Jumat (1/2).

Narapidana yang mendapatkan remisi tahun ini mendekam di Lapas Kelas I Tanjung Gusta. Ia merupakan salah satu yang terpidana kasus pencucian uang.

Salah Seorang Napi Sumut dapatkan Remisi

Josua menjelaskan bahwa narapidana tersebut mendapatkan potongan masa tahanan selam 1 bulan. “Belum bebas,” tegasnya.

Remisi khusu Hari Raya Imlek diberikan kepada narapidanan yang beragama Konghucu. Pemotongan masa tahanan ini sama seperti pada peringatan hari besar keagamaan lainnya. Yakni Idul Fitri untuk narapaidana yang memelik agama Islam, Natal untuk napi yang beragama Kristen dan Katolik, Waisak untuk narapidana yang beragama Buddha, dan Nyepi untuk napi beragama Hindu.

Baca JugaUsai Diperiksa Selama 12 Jam, Vanessa Angel Jatuh Pingsan

Napi Sumut dapatkan Remisi

Jumlah napi yang terdapat di daerah Sumut yang mendapatkan remisi pada Hari Raya Imlek tahun ini sama dengan tahun sebelumnya. Pada 2016, 2017 dan 2018 juga hanya seorang warga binaan yang menganut agama Konghucu di daerah ini. Yang akan mendapatkan pemotongan masa tahanan.

Akan tetapi, kata Josua, jumlah itu masih bisa bertambah. “Tidak tertutup kemungkinan, nanti mungkin saja bisa bertambah. Makanya saya bilang sampai 31 Januari 2019, kita mengusulkan satu orang untuk mendapatkan pemotongan masa tahanan atau remisi. Jadi masih bisa untuk diubah,” tutupnya.

Komentar

News Feed