oleh

Jutaan orang di Indonesia merayakan Paskah meskipun politik bergejolak

Lintaskini.com – Jutaan orang di Indonesia merayakan Paskah meskipun politik bergejolak. Dengan negara yang masih terhuyung-huyung dari pemilihan presiden dan legislatif yang kontroversial pekan lalu. Jutaan orang di seluruh nusantara berkumpul di bawah kekhidmatan kolektif untuk secara damai mengamati dan merayakan Paskah pada hari Minggu.

Pesan perdamaian dan toleransi disiarkan di seluruh negeri di tengah serangkaian kontroversi politik seputar pemilihan serentak minggu lalu.

Jumlah umat Kristen sekitar 10 persen dari 265 juta populasi.

Di Kupang, pemimpin Gereja Evangelis Timor (GMIT) Pendeta Mery Kolimon mengatakan Hari Paskah merupakan kesempatan yang berharga bagi orang Kristen. Untuk memberikan dukungan dan kontribusi kepada publik, terlepas dari perbedaan agama dan etnis.

“Paskah mendorong kita untuk saling mendukung; tidak peduli dari suku, ras atau agama mana kita berasal, ”katanya dalam surat resmi gereja seperti dikutip kantor berita Antara.

“Belas kasih sejati tidak menuntut imbalan apa pun; sebaliknya, itu menyembuhkan mereka yang menderita. ”

Sementara itu, penduduk Madiun di Jawa Timur merayakan Paskah sambil mengakui semangat feminis RA Kartini. Karena Minggu Paskah tahun ini bertepatan dengan Hari Kartini, yang dikaitkan dengan Hari Perempuan Internasional. pkv games

Pastor Boedi Prasetijo dari Gereja St. Cornelius mendorong masyarakat untuk menemukan nilai agama dalam perjuangan tanpa kekerasan Kartini untuk pemberdayaan.

“Kita dilahirkan ke dunia ini membawa cahaya Tuhan dalam bentuk cinta dan kasih sayang. Untuk menangkal penderitaan dan perang,” kata Boedi.

Polisi Madiun mengutus petugas pada hari Sabtu untuk mengamankan dan menjaga gereja. Dalam upaya untuk memastikan keamanan dan ketertiban bagi mereka yang merayakan Paskah.

Jutaan orang di Indonesia merayakan Paskah meskipun politik bergejolak

Tema toleransi beragama meskipun ada perbedaan politik juga digemakan di ibu kota Jakarta.

Uskup Agung Jakarta Ignatius Hardjoatmoko meminta masyarakat untuk merangkul arti sebenarnya dari Paskah. Dan tidak memberikan kepercayaan pada informasi yang salah dan tuduhan kebencian, terutama yang dilemparkan ke kelompok minoritas negara itu.

Informasi yang salah dimaksudkan untuk menanamkan rasa takut di antara masyarakat. Jika beberapa orang masih percaya dengan retorika kebencian. Itu berarti bahwa mereka belum sepenuhnya memeluk Paskah. Yang pada dasarnya berarti kebebasan dari ketakutan, ”kata Ignatius pada hari Minggu seperti dikutip oleh kantor berita Antara.

Dia mengatakan dia optimis bahwa negara akan segera menyembuhkan divisi dan menyatukan kembali. Rintangan itu diperkirakan karena negara itu terdiri atas ratusan juta orang, katanya.

Baca juga : Tiga Pemain Muda yang Bisa Teruskan Rivalitas Cristiano Ronaldo – Lionel Messi

“Persatuan membutuhkan kesabaran. Kita harus hidup harmonis satu sama lain untuk maju menuju status negara maju, ”kata Ignatius.

Polisi Jakarta mengirim sekitar 5.500 personelnya untuk menjaga perayaan Paskah di seluruh Jakarta. Di tengah iklim politik yang bergejolak setelah pemilihan pekan lalu.

“Sekitar 5.500 personel akan dikerahkan untuk memastikan keamanan. Polisi Jakarta telah merencanakan teknis untuk melindungi gereja-gereja yang mengadakan perayaan, ”kata juru bicara kepolisian Sr. Comr. Argo Yuwono mengatakan pada hari Jumat.

Selain polisi, personel dari GP Ansor, sayap pemuda organisasi Muslim terbesar Nahdlatul Ulama, juga membantu mengamankan beberapa gereja di Jakarta.

Di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, beberapa orang Kristen mengunjungi kuburan anggota keluarga mereka pada Sabtu malam. Kantor berita Antara melaporkan bahwa ribuan orang berbondong-bondong ke pemakaman Kristen di Jl. Tjilik Riwut. Kuburan, yang biasanya gelap, cerah dengan lilin karena beberapa dari mereka tinggal sepanjang malam di sana.

Indonesia merayakan Paskah meskipun politik bergejolak

Hendric, seorang penduduk, mengatakan bahwa ia menghabiskan malam di kuburan sebagai bagian dari refleksi pribadinya.

“Ada ketegangan dengan situasi politik ini. Saya melakukan ini untuk mengingatkan diri sendiri bahwa tidak ada yang abadi di dunia ini. Sehingga apa yang kita lakukan harus bermanfaat bagi orang lain,” katanya.

Sekitar 1.400 peziarah menghadiri perayaan Semana Santa Good Friday. Di Larantuka di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, meskipun harga tiketnya melonjak.

Pastor Fransiskus Suar, SVD, seorang imam Katolik dari Keuskupan Larantuka. Mengatakan Semana Santa merayakan iman dan keyakinan orang-orang, serta partisipasi mereka dalam latihan demokrasi yang sangat besar minggu lalu.

“Adalah penting bahwa kita menghormati agama dan demokrasi,” kata Fransiskus,

Komentar

News Feed