oleh

Jokowi Soal Penggrebekan Teroris di Sibolga: Tindak Terus Tanpa Henti

Lintaskini.com – Jokowi Soal Penggrebekan Teroris di Sibolga: Tindak Terus Tanpa Henti. Presiden Joko Widodo sangat mengapresiasi kinerja Densus 88 Antiteror Polri yang menangkap terduga teroris di Kota Sibolga, Sumatera Utara. Presiden Jokowi pun meminta agar aparat kepolisian bisa menindak tegas pelaku jaringan teroris yang masih tersisa.

“Saya sudah sampaikan, sebuah tindakan yang tegas harus terus menerus tanpa ada hentinya. Dan kita harapkan segera semuanya bisa terungkap dengan jelas,” tegas Presiden Jokowi di Jl-Expo Kemayoran Jakarta Pusat, Rabu (13/3). Poker Online

Jokowi Soal Penggrebekan Teroris di Sibolga: Tindak Terus Tanpa Henti

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu meminta agar kepolisian terus menangkap kelompok-kelompok teroris yang masih berkeliaran. Menurut Jokowi, apabila kelompok tersebut tak segera ditangkap, akan sangat membahayakan keamanan masyarakat.

“Kita harapkan ke depan ini bisa lebih dikembangkan lagi, sehingga sel-sel yang masih tersisa yang belum ketemu bisa ditemukan karena bisa berbahaya bagi negara ini, keamanan negara kita. Kalau masih ada jaringan teroris-teroris yang masih menyimpan bom seperti itu,” jelas dia.

Baca Juga : Kapolda Tiba Di Kota Sibolga, Terdapat Didalam Rumah Terduga Teroris

Jokowi Soal Penggrebekan Teroris

Sebelumnya, Densus 88 Antiteror Polri menyergap rumah terduga teroris yang bernama Husain alias Abu Hamzah yang berada di Kota Sibolga pada Selasa sekitar pukul 14.23 Wib. Dalam operasi itu, sebuah bom meledak dari rumah pelaku yang melukai petugas.

Polisi baru berhasil mengankap Husain. Sementara itu, diketahui istri dan anak Husain alias Abu Hamzah diduga telah meninggal dunia setelah meledakkan diri dari dalam rumahnya yang berada di Kota Sibolga, Sumatera Utara Pada sekitar pukul 02.00 Wib dini hari tadi.

Namun, setelah diketahui istri Husain alias Abu Hamzah beserta anaknnya telah meledakkan diri didalam rumah tersebut. Jasad istri Husain alias Abu Hamzah beserta anaknya masih belum bisa di evakuasi.

Komentar

News Feed