oleh

Ditemukan Tewas di Kontrakan, Lidya Diduga Bunuh Diri Usai Habisi Anak Kandungnya

Lintaskini.com – Ditemukan Tewas di Kontrakan, Lidya Diduga Bunuh Diri Usai Habisi Anak Kandungnya. Misteri kematian Karlia Nadia Gantasanova alias Lidya (37 tahun).

Dan anak perempuannya inisial US (7 tahun) di rumah kontrakannya mulai menemui titik terang. Lidya diduga terlebih dahulu membunuh anaknya lalu bunuh diri.

Kasatreskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengungkapkan, dugaan itu muncul setelah polisi menemukan pisau berlumuran darah tak jauh dari mayat kedua korban. PKV Games

Pisau itu pun menjadi barang bukti untuk mencari sidik jari yang melekat. Dugaan sementara bunuh diri, kita amankan pisau dijadikan barang,” ungkap yon, Kamis (18/4).

Baca Juga : Siswi SMP di Pontianak Dikeroyok 12 Siswi SMA Akibat

Dari oleh tempat kejadian perkara (TKP), Lidya menghabisi anaknya yang sedang tidur di ruang tamu dengan cara melukai lehernya dengan pisau.

Kemudian Lidya menuju dapur untuk bunuh diri dengan alat yang sama. Dalam keadaan kritis, Lidya kembali ke ruang depan lalu tewas tempat di samping jasad anaknya.

Ditemukan Tewas di Kontrakan, Lidya Diduga Bunuh Diri Usai Habis anak kandungnya

Spekulasi itu berdasarkan darah yang menempel dari dapur dan ruang tamu. Kemungkinan seperti itu, tapi perlu pendalaman lagi,” ungkapnya.

Namun, polisi belum menemukan dugaan motif Lidya melakukan aksi itu. Hal ini diperlukan penyelidikan lebih lanjut dengan meminta keterangan saksi, terutama dari pihak keluarga.

Belum mengarah motifnya, kita cari kepastian penyebab kematian kedua korban terlebih dahulu,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, warga Jalan Swakarya, Kelurahan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, dihebohkan dengan penemuan mayat dua perempuan di rumah kontrakannya, Kamis (18/4).

Kedua korban diketahui merupakan ibu dan anak, yakni Karlia Nadia Gantasanova alias Lidya (37 tahun) dan bocah perempuan berinisial US (7 tahun). Keduanya mengalami luka di bagian leher.

Keluarga curiga ada motif lain yang mengakibatkan anak dan si buah hati meninggal polisi akan lebih cepat mencari tau apa motifnya.

Jenazah keduanya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk keperluan visum. Polisi tengah melaksanakan oleh TKP dan meminta keterangan saksi.

 

Komentar

News Feed