oleh

Ditemukan Mayat Bocah Tanpa Busana Di Kali Ciliwung

Lintaskini.com – Ditemukan Mayat Bocah Tanpa Busana Di Kali Ciliwung. Mayat bocah tersebut tersangkut sampah di pinggir kali ciliwung, tepat nya di kawasan Kelurahan Pasirgunung Selatan, Kecamatan Cimanggis Kota Depok.

Saat di temukan, mayat tersebut dalam keadaan posisi terlungkup kepala ke air tanpa busana dan juga membusuk.

Ditemukan Mayat Bocah Tanpa Busana Di Kali Ciliwung

Salah satu warga bernama Tina mengatakan, penemuan mayat laki-laki itu sudah dalam keadaan membusuk. Kejadian itu juga terjadi sekitar pukul 12.30 WIB.

”Jasad nya kami lihat tersangkut sampah-sampah di Kali Ciliwung. Sudah ditangani tim Tagana Kota Depok dan sudah di evakuasi jenazah,” katanya.

Baca Juga : Ketauan Membawa Senjata Tajam, 4 Pelajar Ditangkap Polisi

Ciri-ciri mayat itu, sekitar umur 14 tahun. Ia tidak mengenakan pakaian dan rambut nya seperti anak punk dengan rambut berdiri di bagian tengah.

‘Tidak tahu anak punk atau tidak, karena melihat potongan rambut dari atas dipotong skin lalu tengah rambutnya berdiri. Apa karena jasad sudah membusuk,” imbuh nya.

Anggota Binmas dari Polsek Cimanggis langsung mengamankan lokasi dalam proses evakuasi jenazah untuk dibawa kerumah sakit. Jenazah nya sudah di angkat dan di evakuasi ke darat oleh tiga orang Tim Tagana Depok.

Ada kemungkinan dugaan, korban tewas akibat terseret arus saat sedang mandi di Kali Ciliwung. Warga mengira mayat tersebut adalah Fandi, yang beberapa hari lalu juga hilang dan hanyut terbawa arus Sungai Ciliwung.

Baca Juga : Usai Diperiksa Selama 12 Jam, Vanessa Angel Jatuh Pingsan

Sebelum hanyut di Sungai Ciliwung, Fandi bersama dengan empat teman nya bermain dan juga mandi di aliran sungai tersebut.

”Saat sedang bermain, karena arus deras, tiga orang terbawa arus, yaitu Fandi, Surya, dan Gilang. Dua orang berhasil diselamatkan warga setempat. Satu orang belum ditemukan,” kata Kapolsek Sukmajaya Kompol Bronet Ranapati.

Setelah kejadian itu, teman-teman korban bergegas pulang lalu memberitahukan kejadian itu kepada orangtua Fadli. Tidak lama kemudian, warga menghubungi Tim SAR agar membantu melakukan pencarian  dengan perahu karet hingga satu kilometer dari titik awal hanyut.

Saat ini jasad korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta dan juga sudah di urus oleh pihak keluarga.

Komentar

News Feed