oleh

Bermodus Beli Motor Baru, Mustari Perkosa Anak Tiri Usia 12 Tahun

Lintaskini.com – Bemodus beli motor baru, Mustari perkosa anak tiri usia 12 tahun. Seorang petani warga Sungai Siring, Samarinda, Kalimantan Timur, Mustari Andi (46) dibekuk polisi. Dia kini meringkuk di penjara, karena terduga telah 2 kali memerkosa putri tirinya. YR (12), yang masih duduk dibangku kelas VI SD.

Awak terbongkarnya kasus tersebut, karena ibu kandung korban melihat gelagat anak perempuannya tersebut seperti tidak biasanya. Hampir dirumah setiap hari, korban terlihat mesra dengan ayah tirinya tersebut.

Bermodus Beli Motor Baru, Mustari Perkosa Anak Tiri Usia 12 Tahun

“Ibu kandung korban ini melihat anaknya dipeluk-peluk. Sewaktu diinterogasi, korban sempat mengaku pernah diperlakukan begitu (diperkosa) ayah tirinya,” kata Kanit Reskrim Polsek Samarinda Kota, Iptu Wawan Gunawan.

Tidak terima dengan perlakuan suaminya tersebut, ibu kandung korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Samarinda Kota. Dari keterangan korban mengaku telah 2 kali diperkosa ayah tirinya, saat malam hari ibu kandungnya sedang tertidur lelap.

“Kejadian pertama, korban dimodusi akan dibelikan sebuah motor baru oleh pelaku. Perbuatan tersebut dilakukan di kamar tidur, yang ditiduri korban dan adiknya,” ujar Wawan.

“Kejadian kedua, pelaku kembali mengiming-imingi korban dengan uang Rp 50 ribu. Tempat dilakukan kejadian kedua sama dengan kejadian sebelumnya,” tambahnya.

Dari pengakuan korban, polisi melakukan visum medis terhadap korban, sekaligus melakukan lidik mencari pelaku. “kita tangkap pelaku pada hari Rabu (6/2) sore kemarin, waktu lagi nongkrong dirumahnya,” ungkap Wawan.

Baca JugaPerkosa Gadis Keterbelakangan Mental, Supiansyah Diringkus Polisi

“Jadi, sampai sekarang ini, pelaku tidak mau mengakui perbuatannya tersebut. Tapi itu tidak jadi masalah. Barang bukti dan hasil visum, cukup menetapkan dia sebagai tersangka pencabulan anak dibawah umur,” tegas Wawan.

Mustari saat ini telah meringkuk di penjara. Dia dijerat penyidik dengan Undang-undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua UU No 23/2002 Tentang Perlindungan Anak.

“Penahanan kita lakukan mulai kemarin,” kata Wawan.

Komentar

News Feed