oleh

Akibat Pesta Sabu, Oknum Polisi Dan Enam Orang Warga Ditangkap

Lintaskini.com – Akibat pesta sabu, Oknum Polisi dan enam orang warga ditangkap. Salah satu anggota polisi yakni anggota Brigadir Boby Gunawan (33) telah ditangkap Polsek Mandau. Oknum Polisi ditangkap, saat merayakan pesta sabu bersama enam orang warga.

Lokasi penangkapan adalah di dalam sebuah rumah, tepatnya daerah Jalan Lintas Duri Dumai Duri XIII Desa Bumbung, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Pelaku yang ditangkap berjumlah tujuh orang yang sedang mengonsumsi narkoba, salah satu diantaranya adalah oknum anggota Polisi. Dan para pelaku pengguna narkoba tersebut adalah berasal dari Kota Dumai, yang terdiri empat pria dan tida wanita.

Akibat Pesta Sabu, Oknum Polisi Dan Enam Orang Warga Ditangkap

Kapolres Bengkalus AKBO Yusup Rahmanto menyebutkan bahwa terdapat barang bukti sabu dilokasi penggrebekan dengan berat 838,46 gram, yang bernilai Rp 1 M. Dan bukan cuma itu adalagi ditemukan satu unik mobil Toyota Sienta BM 1501 RQ serta uang tunai Rp 20 juta.

Telah di ketahui nama-nama pelaku pengguna narkoba yakni, Safrudin alias Udin Brother (48), seorang pekerja swasta berasal dari warga Jalan Pertanian Ujung. Indra Gunawan warga Jalan Soekarto Hatta, Sunaryo (40), berasal dari warga Jalan Kamboja. Brigadir Boby Gunawan, seorang warga Jalan Raya Bukit Timah.

Diantaranya pelaku pengguna narkoba yang ditangkap antara lain berjenis kelamin perempuan yakni, Wula Wahyuni (21), berasal dari warga Jalan Lumba-lumba. Nurasiah (45) warga Jalan Kamboja, Endang Putri Ningsih (32), berasal dari warga Jalan Pepaya.

Dugaan Polisi bahwa ketujuh pelaku tersebut telah memiliki, menyimpan, menguasai atau sebagai perantara dalam menjual atau membeli barang haram tersebut yang berjenis sabu.

Baca JugaJasad Perempuan Ditemukan Tersimpan Dalam Lemari Rumah Kos

Pesta Sabu Oknum Polisi Ditangkap

Baca JugaKasus Pencabulan Bocah, Pelatih Atlet Dayung Riau Ditangkap Polisi

Kapolres Bengkalis AKB Yusup Rahmanto menjelaskan bahwa, pada saat penggrebekan pada hari Senin (19/11) sekitar pukul 04.20 WIB.

Setelah ditangkap petugas, Brigadir Bobi mengaku bahwa ia hanya kebetulan berada dilokasi untuk mengonsumsi sabu dan tidak tahu bahwa ada sabu yang bernilai miliaran rupiah.

“Kita tidak percaya begitu saja atas apa yang dikatakan olehnya, itu hanyalah pengakuan semata agar hukumannya menjadi ringan, kita akan terus mendalami kasus ini. Untuk proses hukum pidananya, serta internal kepolisian terhadap Brigadir BG. Dalam menangani kasus ini, tersangka utamnya SF,” terangnya.

Komentar

News Feed