oleh

Akibat Anaknya Terus Menangis, Slamet Banting Anaknya Hingga Tewas

Lintaskini.com – Akibat anaknya terus menangis, Slamet banting anaknya hingga tewas. Polres Metro Tangerang  telah menangkap Slamet Nurdin (24), yang terduga sebagai pembunuh anaknya sendiri. Pelaku nekat membunuh anaknya sendiri lantaran kesal melihat korban yang masih berusia 5 bulan tersebut selalu menangis.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Abdul Karim mengatakan, Slamet Nurdin dijerat pasal berlapis tentang Perlindungan Anak dan pembunuhan sesuai Pasal 76 Juncto Pasal 80 ayat 3 dan ayat 4 UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan Pasal 44 tentang menghilangkan nyawa korban.

“Pelaku akan ditindak lanjuti atas perbuatannya, terancam dihukum 12 tahun penjara,” ucap Abdul Karim.

Akibat Anaknya Terus Menangis, Slamet Banting Anaknya Hingga Tewas

Peristiwa tersebut berawal pada saat pelaku menggendong korban yang sedang menangis. Pelaku yang pada saat itu merasa kesal dan kelelahan usai bekerja, memukuli anaknya pada bagian dada dan perutnya beberapa kali. Sehingga korban tak bersuara lagi.

Melihat kondisi korban sudah tak berdaya, pelaku meletakkan korban di dalam ayunan dan membiarkannya. Saati tu, ia menambahkan, istrinya pun melihat keadaan korban dan menanyakan kejadian tersebut.

“Karena panik korban terlihat sudah tak bergerak, sang istri menanyakan apa yang telah terjadi. Pelaku mengajaknya untuk membawa korban ke salah satu rumah sakit di Kalideres,” kata Abdul.

Saat tiba dirumah sakit dan telah di periksa oleh dokter. Melalui hasil pemeriksaan, terhadap korban, pihak rumah sakit menyatakan bahwa korban sudah meninggal dunia.

Baca JugaBermodus Beli Motor Baru, Mustari Perkosa Anak Tiri Usia 12 Tahun

Slamet Banting Anaknya Hingga Tewas

“Saat itu juga pelaku langsung berterus terang kepada istrinya jika telah memukul korban hingga tewas. Istrinya pun langsung menghubungi pihak Kepolisian untuk menangkap suaminya,” terang Abdul Karim.

Abdul menuturkan, pelaku saat ditangkap mengakui perbuatannya telah menghilangkan nyawa korban.

“Jadi pelaku sendiri juga pernah memukul korban beberapa kali sebelum korban meninggal dunia. Berdasarkan hasil autopsi, korban meninggal karena terjadi pendarahan dan patah tulang iga,” jelas Abdul.

Komentar

News Feed